Senin, 17 November 2014

Antrean Mengular di Pantura

KEMACETAN panjang terjadi di ruas jalur pantura Semarang-Kendal, Jawa Tengah. Kendaraan mengular hingga mencapai 10 kilometer di ruas tersebut.

Kemacetan terjadi akibat perbaikan jalan yang tak kunjung selesai. Apalagi, Kamis (13/11) sore dan malam ada dua truk gandeng yang terbalik. Akibatnya, jalur pantura SemarangKendal macet hingga 12 jam lebih. Ribuan kendaraan baik dari arah barat (Jakarta) maupun dari arah timur (Semarang) mengular hingga 10 kilometer.

Petugas kepolisian dibantu warga, kemarin, berupaya mengevakuasi dua truk yang terguling dari jalan beton ke jalan aspal.
Sebagian kendaraan berukuran kecil dan sepeda motor berusaha mengalihkan kendaraan dengan memutar melalui jalan alternatif, yakni dari Kalibanteng-Manyaran-PasadenaTugu dan keluar kembali ke jalur pantura.Namun, tidak sedikit di antara mereka yang memilih putar balik karena kemacetan yang kian memanjang.

“Saya terpaksa memilih putar balik dan me ngurungkan berangkat kerja karena kemacetan panjang. Bahkan, jalur alternatif juga tersendat,“ kata Muhammad Kurniawan, 46, seorang pekerja di kawasan Industri Tugu, Semarang.

Dampak terparah kemacetan panjang itu ialah ribuan pekerja menumpuk di Terminal Mangkang, Semarang, karena kendaraan angkutan umum dan bus dalam kota tidak dapat beroperasi dan para awak angkutan umum memilih memarkirkan kendaraan mereka di dalam terminal dan bahu jalan di luar terminal.

“Kami sudah sejak pukul 06.00 WIB telantar di Terminal Mangkang ini. Hingga pukul 09.00 WIB belum juga terangkut dan sebagian memilih pulang,“ kata Maimun, 23, warga Kaliwungu yang bekerja di pabrik garmen di Semarang.

Ribuan pekerja pabrik dari Kendal, ujar Umayah, 22, biasanya sudah berada di Terminal Mangkang sejak pukul 06.00 karena mereka harus masuk kerja pukul 07.00. Namun, akibat kemacetan panjang dan angkutan umum tidak dapat beroperasi, mereka telantar dan tidak dapat melanjutkan perjalanan. (AS/N-1) Media Indonesia, 15/11/2014, halaman 12