Kamis, 07 November 2013

Surga Di Ujung Pulau Jawa

Pada 24-s6 Oktober 2013 nan lalu, teman-teman peserta kompetisi Duta Terumbu Karang 2013/2014 mengadakan kunjungan sekaligus peresmian One Million Coral yang diadakan di Pulau Umang, Banten. Letaknya berada di kawasan Taman Nasional Ujung Kulon, Jawa Barat.

"Kami menempuh perjalanan darat selama kurang lebih 7 jam dari meeting point di depan Senayan City, Jakarta, berakhir di Dermaga Desa Sumur. Kami kemudian menyeberang menggunakan speedboat ke Pulau Umang Resort yang jaraknya tidak begitu jauh, hanya sekitar 20 menit dari dermaga," cerita Fachrurrozy, 22, delegasi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah (UIN) Jakarta.

Sampai di sana, para calon Duta Terumbu Karang ini langsung disuguhi pemandangan yang luar biasa indah. Pantainya masih sangat jernih ditambah lagi dengan pasirnya yang putih. "Pantainya masih virgin sampai aku bisa liat batu karang dan ikan-ikannya dari atas dermaga. Pasirnya juga putih dan yang paling penting, aku enggak nemuin sampah di tepi-tepi pantai seperti pantai lain yang pernah aku kunjungi," Ujar Noviarni Triananda Ayu, 20, Delegasi dari Universitas Indonesia.
"Saking bagusnya, kami sampai takut turun ke pantai karena takut tidak sengaja injak karang yang masih hidup atau merusak biota laut lainnya, " tambahnya.


Selama tiga hari di Pulau Umang, para caloun Duta Terumbu Karang tersebut mengikuti beberapa aktivitas seru seperti terjun langsung ke dalam transplantasi terumbu karang bersama Mentri Kehutanan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Runner Up 2 Puteri Pariwisata Indonesia yang sekaligus menjabat sebagai Miss Marine Tourism 2013, Kalia Labitta, dan Juara Favorit Putri Pariwisata Indonesia 2013, Osmina Olivia.
Selain itu, para peserta juga dikenalkan langsung dengan jenis-jenis karang yang ada di sekitar Pulau Umang melalui kegiatan snorkellng. "Walaupun kulit jadi terbakar gara-gara snorkellin, semuanya terbayar lunas. Laut disini bagus banget buat snorkelling, karangnya warna-warni dan ikannya juga banyak," Fariz Pradana, 21, mahasiswa Teknik Informatika, Bina Nusantara University.


Selama disana para calon duta tidak hanya berjalan-jalan menikmati indahnya pulau ini. Mereka juga dibekali dengan berbagai materi-materi yang nantinya akan berguna bagi pelestarian terumbu karang. "Kami diberikan penyuluhan tentang apa itu terumbu karang, bagaimana kondisinya sekarang ini dan juga yang paling penting ialah bagaimana cara pelestariannya." jelas Muna Agnita, 21, mahasiswi Telkom University yang juga ikut dalam ajang Coral Reef Ambassador ini. "Yang paling penting dari program ini ialah bagaimana kita menyerap ilmu sebanyak-banyaknya selama 3 hari ini untuk bekal kami menjalankan program kita yang masih sampai Juni nanti," tambah Finalis Miss Coffee Indonesia dari Jakarta yang biasa disapa Una.

"Setelah melihat betapa indanya Pulau Umang ditambah dengan pembekalan pengetahuan tentang pelestarian biota laut, kami jadi semakin peduli untuk menjaga agar lingkungan kita pada umumnya, dan laut khususnya. Saya tidak bisa membayangkan kalau pantai sebagus ini akhirnya rusak seperti pantai-pantai yang lain karena ula kita. Saya percaya sekali Indonesia masih memiliki banyak sekali laut yang bersih dan sehat untuk kehidupan biota laut, termasuk terumbu karang dan hewan yang hidup di dalamnya," ujar Hafiduddin, 22, duta delegasi UIN, Jakarta.



Sumber Media Cetak : Media Indonesia, 3 November 2013.